Rasanya
belum lengkap jika
kita berbicara tentang Aceh Selatan hanya
sebatas Gua Meucanang saja. Tau sendirikan, selain gua tersebut, Aceh
Selatan juga menyimpan begitu banyak destinasi wisata yang sayang apabila
dilewatkan begitu saja. Cerita legenda yang merebak di masyarakat terhadap
setiap lokasi wisata yang ada di Aceh Selatan menjadi tambahan daya tarik pada
setiap lokasi tersebut.
Pada tulisan kali ini, kita
akan membahas tentang pemandian air dingin yang berlokasi di desa Lhok Pawoh,
Kecataman Sawang, Kabupaten Aceh Selatan. Biasanya tempat wisata ini ramai dikunjungi warga pada hari libur
meskipun di hari-hari biasanya juga banyak orang yang berkunjung kesana. Objek
Wisata yang ramai dikunjungi masyarakat setempat maupun pendatang ini
memiliki area pemandian yang luas dengan air dingin yang dapat memberikan
nuansa kesejukan yang menyegarkan. Selain itu, pemandangan yang indah juga bisa
didapatkan wisatawan ketika mendaki sebuah bukit yang tidak terlalu tinggi di area lokasi pemandian tersebut yang
merupakan tempat yang menjadi
sumber mengalirnya air terjun
yang dingin itu.
Dari atas bukit, akan kita
dapatkan pemandangan alam yang memanjakan setiap mata yang memandangnya yang
tak akan pernah terlupakan oleh
siapapun yang pernah melihatnya. Laut biru yang indah serta hamparan pasir
putih bak permadani yang terbentang di alam luas.
Objek wisata yang berlokasi
sekitar 30 kilometer dari Kota Tapak Tuan ini merupakan salah satu tujuan
wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain mudah dijangkau
karena berlokasi di pinggiran jalan raya Blang Pidie - Tapak Tuan, di kawasan
ini juga terdapat sejumlah rumah makan dan cafe yang menyediakan berbagai ragam
makanan dan minuman untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner. Mushalla untuk
tempat ibadah bagi muslim pun menjadi fasilitas yang tersedia dengan terjaga kebersihannya
dan tertata rapi. Air terjun yang
indah, bebatuan yang besar dan tinggi menjadi ciri khas objek wisata ini.
Disamping pemandian air dingin yang dingin yang melenakan tersebut, tak
jauh dari kawasan ini juga terdapat pantai yang berpasir putih, cukup dengan
hanya menyeberangi jalan raya
para pengunjung sudah bisa menikmati
pantai berpasir putih yang sangat indah. Air lautnya yang biru dapat
menenangkan hati. Apalagi bagi yang sedang galau. Hehe...
Di pantai ini kita tak hanya
dibuat puas oleh kemilau birunya lautan, tapi wisatawan juga dapat berselancar di lautnya, karena
ombaknya yang besar tapi tidak membahayakan. Biasanya yang berselancar adalah wisatawan asing yang datang dari
berbagai negara walaupun ada satu dua wisatawan domestik yang ikut berselancar
di tempat ini.
Siapapun boleh berkunjung
kedaerah itu, karena tempatnya terbuka
untuk umum. Hanya saja pengunjung diharapkan untuk tidak terlalu gaduh (ria, Aceh-red) ditempat
ini. Apabila setiap tempat wisata di Aceh Selatan memiliki legenda yang unik,
maka itu tidak dapat kita dengar di kawasan wisata ini karena tempat ini lahir
tanpa legenda.
(sumber cerita: Musfira, mahasiswa Hukum Ekonomi Syari'ah, UIN Ar-Raniry-Banda Aceh)

